adplus-dvertising

Solusi Sealing dari Oil Seal SKF, Apakah Oil Seal SKF Itu?

Solusi Sealing dari Oil Seal SKF, Apakah Oil Seal SKF Itu

Seal adalah suatu bagian dalam sebuah aplikasi mesin yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran, baik itu fluida proses maupun pelumas. Seal biasanya terbuat dari bahan Carbon atau Silicone Carbide atau Tungsten Carbide atau keramik atau Ni-resist, dengan serangkaian teknik pencampuran tergantung pada aplikasinya. Oil Seal SKF merupakan suatu komponen mesin yang berguna untuk mencegah agar oli tidak keluar dan kontaminan tidak masuk melalui celah mesin maka umur penggunaan mesin menjadi semakin panjang.

Oil Seal merupakan benda kecil yang penting bagi kelangsungan sebuah engine. Seal memiliki pengaruh yang tak jauh berbeda pentingnya dengan baut dan mur. Seal digunakan sebagai penyekat atau perapat pada bagian yang saling disambungkan terhadap kebocoran cairan, udara, debu, dan menjaga tekanan.

Apa Sih Oil Seal SKF Itu?

Apa Sih Oil Seal SKF Itu

Sebagian orang tentu ada yang belum tahu salah satu komponen mesin yang bernama oil seal. Oil seal SKF adalah salah satu komponen mesin yang berfungsi untuk memastikan pelumas tetap ada di dalam mesin dan melindunginya dari kontaminasi. Ukurannya kecil, tetapi ia mampu memberikan perlindungan maksimal pada mesin. Oil seal juga berguna agar tidak ada kebocoran udara dan cairan yang terjadi. Terdapat 2 jenis oil seal, yaitu static seal dan dynamic seal.

  1. Static seal adalah seal yang dipakai pada mesin yang tidak bergerak. Contohnya adalah Static O-ring, Metallic gasket, Non metallic gasket dan Sealant.
  2. Dynamic seal digunakan sebagai perapat pada parts yang bergerak, contohnya adalah Radial lip seal, Clearance seal, Ring seal, Face seal, Compression packing, Molded packing dan Diaphragma seal.

Bagaimana Cara Pemasangan Oil Seal yang Baik?

  1. Pastikan tidak ada karat atau goresan pada shaft. Apabila ada goresan, lepas pegas pada seal yang baru berbentuk lingkaran, kemudian lepas sambungannya dan potong sedikit sekitar 1-2 mm pada ujung yang rata, kemudian pasang lagi pada mesin. Hal ini bertujuan untuk menjaga kerapatan pada seal. Namun jika kondisi shaft masih normal, Anda tidak perlu memotongnya.
  2. Berikan adhesive atau sealant pada bagian press fit pada oil seal sebagai pencegah kebocoran.
  3. Pasang oil seal dengan main lip menghadap hydraulic side dengan peralatan yang sesuai. Posisi pemasangan oil seal harus lurus tidak boleh miring. Kemudian, tekan oil seal hingga masuk ke dalam shaft.
  4. Bila tidak memungkinkan untuk ditekan, pukul oil seal dengan tumpuan strike plate. Hindari memukul secara langsung karena dapat menyebabkan kerusakan pada oil seal.
  5. Memberikan grease oil pada daerah lip seal untuk menghindari gesekan.

Fungsi Oil Seal SKF Untuk Apa Saja?

  • Menjaga dari udara, kotoran, cairan asing, serta material lainnya agar tidak masuk ke dalam mesin.
  • Lapisan luar untuk melindungi mesin dari permukaan yang tidak rata.
  • Menjaga agar tidak terjadi kebocoran pelumas.
  • Menjaga komponen mesin agar tidak rusak.

Apa Saja Jenis-Jenis Oil Seal Itu?

  • O-Ring
  • Duo Cone Seal
  • Lip Seal
  • Gasket

Sekarang Anda telah mengetahui apa yang dimaksud dengan oil seal SKF beserta fungsi dan jenis-jenisnya. Anda bisa menentukan jenis oil seal apa yang cocok untuk Anda gunakan. Anda juga bisa memilih oil seal yang berkualitas dan tidak membuat mesin cepat rusak. Apabila Anda masih bingung, PT. Nipama Mandiri Jual Oil Seal, Anda bisa cek nipamamandiri.co.id untuk melihat berbagai macam jenis produk Oil Seal SKF yang ada. Pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: