Loading...

Capai angka Rp136.000 per kg Petani Cengkih Manado Berharap Harga Terus Meningkat

Capai angka Rp136.000 per kg Petani Cengkih Manado Berharap Harga Terus Meningkat

MakEmak.com – Capai angka Rp136.000 per kg Petani Cengkih Manado Berharap Harga Terus Meningkat. Sampai pada pekan ketiga Oktober 2014, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) mencatat harga komoditas cengkih di Kota Manado terus naik dan saat ini mencapai angka Rp136.000 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut, Hanny Wajong di Manado, selasa lalu menyatakan “Setelah sempat menyentuh harga Rp130.000 per kilogram (kg) pada akhir bulan September, harga komoditas unggulan daerah ini mencapai Rp136.000 per kg pada pekan ketiga Oktober 2014,”

Seperti dilansir laman Antaranews, Rabu (22/10/2014) Hanny mengatakan terus naiknya harga cengkih disebabkan kurangnya pasokan di pasar, baik pada tingkat pengumpul maupun pedagang besar.

“Meskipun banyak yang menjual, persediaannya tetap sedikit. Komoditas ini tetap dicari pedagang yang membuat harganya terus naik,” paparnya.

Sebelumnya, Harga cengkih sempat menyentuh Rp153.000 per kg pada Juli 2014. Ia yakin harga cengkih akan terus naik menjelang akhir tahun.

Pemerintah setempat akan terus memantau dan mengawasi pergerakan harga komoditas unggulan tersebut, karena dnegan harga cengkih yang cukup baik, diharapkan dapat memberi tambahan manfaat kepada petani untuk mengembangkan pertanian dan usaha perkebunannya.

Cengkih bukanlah komoditas yang diawasi seperti beras, dengan demikian mekanisme pasar yang akan mengatur.

“Jika stok banyak maka harga turun. Begitu pula sebaliknya, jika stok kurang, pasti harganya mahal,” tuturnya.

Sebagai langkah nyata, Disperindag Sulut telah membentuk tim pemantau harga yang secara rutin akan mengecek langsung harga sejumlah komoditas unggulan di pasar-pasar tradisional maupun di tangan pengumpul.

Sementara itu, petani cengkih asal Kabupaten Minahasa, Arnold Komaling, mengatakan di saat harga cengkih naik, petani tidak memiliki stok untuk dijual. “Kami berharap harga akan terus meningkat sampai panen raya cengkih nanti,” katanya.